Kupas Tuntas Asam Urat
Asep Syarif, Jurusan Matematika UPI: Umur saya sudah 50 tahun, Asam Urat saya tinggi, gimana cara mengatasinya?
Jawab: Pak Asep, tubuh kita terdiri dari kurang lebih 60 triliun sel yang sangat banyak jenisnya. Tiap jenis sel kita punya umur sendiri-sendiri, artinya setiap saat ada saja sel yang masa kerjanya selesai dan harus diganti dengan sel yang baru. Pergantian ini selain memerlukan pasokan bahan baku yang pas jumlah dan jenisnya untuk membentuk sel pengganti, juga sel yang sudah aus ini proses penghancuran dan pembuangannya atau perombakannya harus lancar agar tidak menimbulkan masalah.
Salah satu senyawa dalam inti sel aus tertentu adalah Adenin, dan Adenin merupakan bahan baku pembentukan Asam Urat. Idealnya Asam Urat selanjutnya diubah menjadi Urea dan selanjutnya menjadi Amonia dan Karbondioksida. Adanya pembuangan Amonia ditunjukkan oleh bau pesingnya kencing kita. Jika semua proses lancar –lancar saja maka kadar Asam Urat dalam tubuh kita harusnya normal saja dan tidak menimbulkan sakit akibat timbunan Kristal “Sodium Urate”. Sayangnya proses diatas tidak selalu lancar, selain umur kita yang ada kaitannya dengan kualitas keseluruhan hormon, juga apa yang kita makan mempengaruhi lancar atau tidaknya proses pembentukan dan pembuangan Asam Urat.
Diantara kita ada yang senang makan makanan berlemak jenuh dan kolesterol karena memang makanan itu enak. Jenis lemak tersebut biasanya terdapat dalam daging hewan darat, kuning telur, otak, kaki sapi, dan durian. Jenis makanan tersebut jika numpuk banyak dalam tubuh membuat macetnya pembuangan Asam Urat. Kesenangan makanan yang digoreng juga ikut memberi kontribusi macetnya pembuangan Asam Urat. Ditambah lagi kalau senang makanan biji-bijian (sumber Adenin) bahan baku pembentukkan Asam Urat , maka Asam Urat akan meningkat. Sayur sumber mineral tinggi sebagai pelengkap terbentuknya kristal dari Asam Urat juga perlu dihindari dulu. Jadi jenis makanan yang dibahas di atas harus dikurangi atau dihentikan untuk sementara sampai kadar asam urat turun.
Pertanyaan berikutnya bagaimana cara menurunkan kadar Asam Urat? Proses penghancuran Asam Urat dipengaruhi suatu hormon yang terbuat dari asam lemak panjang berikatan rangkap banyak, sumbernya adalah minyak ikan. Jadi sebenarnya mengatasi tingginya kadar Asam Urat itu sederhana, stop untuk sementara atau kurangi jenis makanan di atas, makan minyak ikan berkualitas secara rutin minum mikronutrisi sedikit saja. Dukung dengan minum air putih banyak agar sering kencing. Uraian diatas didukung buku-buku biokimia yang saya baca dan banyak pengalaman menangani orang berkadar Asam Urat tinggi.
Karena Pak Asep Jurusan Matematik, mungkin jarang bersentuhan dengan biokimia, prosedur sederhananya begini saja: Cek dulu kadar Asam Uratnya. Lalu konsumsi omega-3 berkualitas yaitu omegasqua sehari 3 X 1 kapsul jika tidak ada masalah dengan jantung Pak Asep. Lalu minum setengah sendok K Liquid Chlorophyll campur segelas air, sehari maksimum 2 kali. Perhatikan makanan-makanan yang harus dijaga diatas. Lakukan sekurang-kurangnya sebulan dulu, lalu cek lagi kadar Asam Urat, jika turunnya belum sampai kadar yang diinginkan lakukan terus dengan dosis yang sama, jika sudah sampai ke kadar Asam Urat yang di kehendaki, Omegasqua boleh diturunkan dan Chlorophyll boleh dinaikkan, makanan yang dijaga boleh sedikit longgar, tapi tidak boleh berlebihan. Selamat menata Pola Makan agar bebas dari kadar Asam Urat yang tinggi!
Kesimpulan untuk menurunkan kadar Asam Urat, minum omegasqua sehari 3 X 1 kapsul, Liquid Clhorophyll 1 atau 2 X setengah sendok makan dalam segelas air. Akan lebih baik jika tidur setiap malam dipasang sepasang K-Link Kino pada alas kaki, sekurang-kurangnya 5 malam pertama. Jaga makanan: Daging kambing. Daging sapi, jeroan, otak, kaki sapi, kuning telur, udang, cumi, patin, kue bermentega, masakan bersantan kental, makanan penuh minyak goring, durian. Banyaklah minum air putih setiap hari.
wawan 7:54 pm on October 28, 2008 Permalink
tubuh saya gemuk, berat badan 100kg, tapi saya punya asma..bgm obatnya
aden 1:11 pm on January 4, 2009 Permalink
iklan deh jadinya
sari 2:31 pm on January 20, 2009 Permalink
Ibu yayan, terima kasih sekali atas penjelasan mengenai asam urat, yg memang saya ingin tau sekali karena mertua saya mengidap penyakit ini.. tapi ada sedikit hal yg ingin saya tanyakan.. dalam tulisan ibu, ada kalimat ini “jika tidak ada masalah dengan jantung Pak Asep… red” maksudnya masalah dengan jantung apa? karena mertua saya ini penyakitnya komplikasi, beliau mengidap asam urat, dan punya penyakit jantung juga.. apa penyakit jantung tidak boleh konsumsi omega squa? bukankah omega squa sangat baik untuk kesembuhan jantung? atau ada makna ambigu yg saya salah tangkap dari penjelasan ibu? terima kasih sebelumnya ya ibu..
Murni Dharmawan 1:34 pm on March 27, 2009 Permalink
bagaimana.. jika penderita asam urat juga mempunyai gangguan jantung? sebaiknya apa yg harus di konsumsi? Thx
kemal 4:40 pm on August 20, 2009 Permalink
Bu Yayan, bagaimana kalau saya mau berkonsultasi dengan ibu mengenai penyakit yang dapat disembuhkan oleh produk K-Link ? Saya bukan member dari K-Link tapi saya pernah beberapa kali menggunakan produk K-Link, dan saya rasakan bermanfaat buat kesehatan.